Thursday, June 15, 2017

Kenali Kanker Titoid Kupu-kupu

KANKER TIROID



Kanker tiroid adalah pertumbuhan sel abnormal pada kelenjar tiroid. Tiroid sendiri adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak pada bagian depan dari leher yang mengeluarkan hormon dan mengatur metabolis, denyut jantung, tekana darah, pertumbuhan, berat badan, suhu tubuh dan lainnya.


Penyebab Kanker Tiroid

Sampai saat ini alasan yang menyebabkan kanker tiroid ini muncul belum diketahui secara pasti namun ada beberapa faktor resiko yag dapat meingkatkan seseorang mengalami kanker tiroid, ialah :
  • Pajanan terhadap radiasi. Radiasi dari pengobatan medis dan nuklir bisa meningkatkan resiko seseorang terkena kanker ini.
  • Mengalami denomatous polyposis (FAP) ini juga bisa beresiko mengalami kanker teroid. FAP sendiri merupakan penyakit turunan.
  • Mengalami Ganguan pada tiroid.
  • Jenis kelamin. Perempuan 3x lebih beresiko mengalami kanker tiroid dibandingkan dengan laki-laki.
  • Akromegali. Adalah faktor resiko kanker teroid yang disebabkan oleh tubuh yang terlalu banyak menghasilkan hormon pertumbuhan.
  • Riwayat kesehatan keluarga mengenai kanker tiroid.


Gejala-Gejala Kanker Tiroid

Berikut gejala lain dari kanker tiroid biasanya muncul setelah kanker memasuki stadium lanjutan, seperti:

  • Sakit tenggorokan.
  • Kesulitan dalam menelan.
  • Rasa sakit pada bagian leher.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher.
  • Perubahan suara atau menjadi serak dan tidak membaik setelah beberapa minggu. 


Pengobatan Kanker Tiroid

Pengobatannya tergantung pada jenis dan stadium kanker tioid.
Berikut ini adalah beberapa langkah pengobatan kanker tiroid, antara lain :
  • Teroidektomi adalah prosedur pengangkatan kelenjar tiroid, baik sebagian (hemitiroidektomi) maupun seluruhnya (tiroidektomi total).
  • Terapi penggantian hormon. Seseorang yang telah menjalani tiroidektomi tidak akan bisa lagi menghasilkan hormon pengatur sistem metabolisme tubuh. Oleh karena itu, ia memerlukan tablet pengganti hormon seumur hidupnya. Pasien perlu melakukan tes darah secara teratur untuk penyesuaian dosis dan memantau kadar hormon apakah sudah tepat untuk tubuhnya.
  • Pengaturan kadar kalsium. Kelenjar paratiroid berfungsi mengatur kadar kalsium dalam darah dan terletak di dekat kelenjar tiroid. Pascaoperasi pengangkatan kelenjar tiroid, pada beberapa kasus, kelenjar paratiroid bisa terpengaruh.
  • Perawatan iodium radioaktif. Pengobatan ini berfungsi menghancurkan sel-sel kanker yang masih ada dan mencegah munculnya kembali kanker setelah Anda menjalani operasi.,
  • Radioterapi eksternal. Prosedur yang mana gelombang radioaktif diarahkan pada bagian tubuh yang terpengaruh. Pengobatan ini biasanya dilakukan untuk mengatasi kanker tahap lanjutan atau karsinoma tiroid anaplastik.
  • Kemoterapi. Prosedur ini biasanya hanya digunakan untuk mengatasi karsinoma tiroid anaplastik yang sudah menyebar hingga ke bagian tubuh yang lain. Anda akan mengonsumsi obat yang sangat kuat untuk membunuh sel-sel kanker.

No comments:

Post a Comment