Thursday, June 15, 2017

Jenis-jenis Nutrisi Yang di Butuhkan Tiroid

Jenis-jenis Nutrisi Yang di Butuhkan Tiroid



Makanan yang kita konsumsi sehari-hari sangatlah berperan penting bagi kesehatan. Apalagi bagi seseorang yang mengalami kanker tiroid perlu sekali untuk memerhatikan dan memilah asupan makanan yang masuk kedalam tubuh. Berikut ada beberapa jenis-jenis nutrisi yang dibutuhkan triod yang berguna agar tiroid berfugsi dengan optimal, yaitu :

  • Yodium .  Fungsi yodium bagi tubuh manusia adalah untuk menjaga kinerja bagi kelenjar tiroid. Jika tubuh manusia kekurangan yodium, maka kinerja kelenjar tiroid akan semakin berat. Yodium dapat dengan mudah ditemukan dalam makanan sehari-hari,seperti produk susu, makanan laut, roti, sayur-mayur, telur, dan garam.
Tapi jangan berlebihan mengkonsumsinya, karena terlalu banyak yodium juga dapat menyebabkan masalah tiroid dan membuat gejala menjadi lebih buruk.

  • Selenium. Selenium diperlukan oleh tubuh kita dalam jumlah yang sangat kecil untuk melakukan fungsi dalam metabolisme terutama fungsi kelenjar teroid. Mineral ini tidak dapat dapat diproduksi oleh tubuh kita. Untuk memperolehnya kita bisa mengkonsumsi beberapa jenis makanan, seperti telur, kerang, daging merah, ikat laut, kembang kol, almond, jagng, tomat, tempe youghurt 
  • Omega 3 .Sumber makanan seperti ikan tuna, ikan salmon, makarel, haring, ikan sarden, tenggiri, minyak kanola, walnut, kacang kenari, kacang kedelai, alpukat, bayam dll. Senyawa ini membantu meingkatkan kepekaan sel-sel untuk hormon tiroid.

  • Seng, tembaga dan zat besi Makanan- makanan yang mengandung mineral antara lain kacang- kacangan seperti kacang mete dan kedelai, kemudian sayur- syuran seperti bayam, seledri, dan kubis.
  • Minyak kelapa.  Minyak kelapa dapat meningkatkan fungsi tiroid dengan membantu meningkatkan metabolisme. Minyak kelapa juga dapat mempengaruhi hormon positif terhadap tiroid dan mengontrol gula darah.
  • Antioksidan. Kerusakan radikal bebas di dalam tubuh dapat dikaitkan dengan peningkatan hormon tiroid. Makanan yang banyak mengandung anti oksidan kacabf-kacangan, buah berrie, brokoli, kubis, kol sawi, lobak, bawang putih, bawang merah, vitamin A, B, C dan E dan lain sebagainya.


Kenali Kanker Titoid Kupu-kupu

KANKER TIROID



Kanker tiroid adalah pertumbuhan sel abnormal pada kelenjar tiroid. Tiroid sendiri adalah kelenjar berbentuk kupu-kupu yang terletak pada bagian depan dari leher yang mengeluarkan hormon dan mengatur metabolis, denyut jantung, tekana darah, pertumbuhan, berat badan, suhu tubuh dan lainnya.


Penyebab Kanker Tiroid

Sampai saat ini alasan yang menyebabkan kanker tiroid ini muncul belum diketahui secara pasti namun ada beberapa faktor resiko yag dapat meingkatkan seseorang mengalami kanker tiroid, ialah :
  • Pajanan terhadap radiasi. Radiasi dari pengobatan medis dan nuklir bisa meningkatkan resiko seseorang terkena kanker ini.
  • Mengalami denomatous polyposis (FAP) ini juga bisa beresiko mengalami kanker teroid. FAP sendiri merupakan penyakit turunan.
  • Mengalami Ganguan pada tiroid.
  • Jenis kelamin. Perempuan 3x lebih beresiko mengalami kanker tiroid dibandingkan dengan laki-laki.
  • Akromegali. Adalah faktor resiko kanker teroid yang disebabkan oleh tubuh yang terlalu banyak menghasilkan hormon pertumbuhan.
  • Riwayat kesehatan keluarga mengenai kanker tiroid.


Gejala-Gejala Kanker Tiroid

Berikut gejala lain dari kanker tiroid biasanya muncul setelah kanker memasuki stadium lanjutan, seperti:

  • Sakit tenggorokan.
  • Kesulitan dalam menelan.
  • Rasa sakit pada bagian leher.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher.
  • Perubahan suara atau menjadi serak dan tidak membaik setelah beberapa minggu. 


Pengobatan Kanker Tiroid

Pengobatannya tergantung pada jenis dan stadium kanker tioid.
Berikut ini adalah beberapa langkah pengobatan kanker tiroid, antara lain :
  • Teroidektomi adalah prosedur pengangkatan kelenjar tiroid, baik sebagian (hemitiroidektomi) maupun seluruhnya (tiroidektomi total).
  • Terapi penggantian hormon. Seseorang yang telah menjalani tiroidektomi tidak akan bisa lagi menghasilkan hormon pengatur sistem metabolisme tubuh. Oleh karena itu, ia memerlukan tablet pengganti hormon seumur hidupnya. Pasien perlu melakukan tes darah secara teratur untuk penyesuaian dosis dan memantau kadar hormon apakah sudah tepat untuk tubuhnya.
  • Pengaturan kadar kalsium. Kelenjar paratiroid berfungsi mengatur kadar kalsium dalam darah dan terletak di dekat kelenjar tiroid. Pascaoperasi pengangkatan kelenjar tiroid, pada beberapa kasus, kelenjar paratiroid bisa terpengaruh.
  • Perawatan iodium radioaktif. Pengobatan ini berfungsi menghancurkan sel-sel kanker yang masih ada dan mencegah munculnya kembali kanker setelah Anda menjalani operasi.,
  • Radioterapi eksternal. Prosedur yang mana gelombang radioaktif diarahkan pada bagian tubuh yang terpengaruh. Pengobatan ini biasanya dilakukan untuk mengatasi kanker tahap lanjutan atau karsinoma tiroid anaplastik.
  • Kemoterapi. Prosedur ini biasanya hanya digunakan untuk mengatasi karsinoma tiroid anaplastik yang sudah menyebar hingga ke bagian tubuh yang lain. Anda akan mengonsumsi obat yang sangat kuat untuk membunuh sel-sel kanker.

Ketahui Penyebab dan Gejala Kanker Kerongkongan

KANKER KERONGKONGAN



Kanker kerongkongan adalah kanker yang menyerang kerongkogan.  Sel kanker mengumpal dan muncul keluar melalui submukmosa.

Apa itu kerongkongan?
Kerongkongan adalah tabung yang menghubungkan mulut da tenggorokan ke perut.


Jenis Kanker Kerongkongan

Ada dua jenis kanker kerongkongan
  1. Adenocarcinoma, kanker mncul  dari sel kelenjar dimulai dari bagian bawah kerongkogan.
  2. Karsioma sel skuamosa, kanker mncul dari sel skuamosa yang melapisi semua kerongkogan.


Penyebab Kanker Kerongkongan

Kanker muncul karena tumbuh dan perkembangannya sel tubuh secara abnormal akibat perbahan mutasi pada DNA genetis. Namun ini barlah pendugaan karena saat ini peyebab pasti kaker esofagus belum diketahui.


Faktor Resiko Terkena Kanker Kerongkongan
  1. Jenis kelamin. laki-laki 3x beresiko terkona penyakit ini dari pada perempuan.
  2. Umur. Kebanyakan penderita kanker ini dalah mereka yang berumur 55 tahun ke atas.
  3. Pasien dengan kondisi GERD yang menderita acid reflux.
  4. Kerongkongan Barrett, kondisi kesehatan di mana sel yang melapisi kerongkongan rusak karena asam perut. Lapisan tersebut kemudian akan menjadi tidak normal dan berubah menjadi seperti sel yang melapisi perut.
  5. Achalasia  adalah kondisi di mana kerongkongan (esofagus) kehilangan kemampuan untuk mendorong makanan dari mulut ke perut.
  6. Memiliki penyakit lain.
  7. Mengonsumsi rokok atau  minum alkohol.
  8. Obesitas.
  9. Gizi yang tidak seimbang.


Gejala Kanker Kerongkongan
  1. Kesulitan untuk menelan atau disebut dengan disfagia.
  2. Penurunan berat badan secara tiba-tiba
  3. terasa panas dalam perut
  4. Masalah pencernaan yang ters menerus dan tak kujung membaik
  5. Pendarahan
  6. Sakit pada dada, pada perut, atau pada bagian dekat tulang rusuk
  7. Suara serak atau batuk-batuk  yang tidak kunjung sembuh


Pengobatan Kanker Kerongkongan

Sebenarnya belum ada cara pasti untuk mengobati kanker kerongkongan. Namun salah satu kombinasi prosedur berikut ini bisa dilakukan sebagai langkah pengobatan :

Pembedahan, untuk mengangkat  sebagian kerongkongan atau seluruhya yang  terdapat sel kanker.

Kemoterapi, untuk  menghancurkan sel kanker yang dapat tumbuh  menggunakan obat-obatan keras dengan cepat

Terapi radiasi,  untuk membakar dan menghancurkan sel-sel kanker menggunakan sinar kuat tertentu

Terapi fotodianamis sel kanker masih muda dengan menggunakan laser
Electrocoagulation, yaitu penghancuran sel kanker dengan menggunakan arus listrik yang kuat.